Narasi Tentang Gua Terindah se-Asia Tenggara

gua gong

Tiap kali traveling bareng Mas Bayu, hampir tak pernah saya memasukan gua ke dalam itinerary. Apa pasal? Sebab travelmate saya itu (ternyata) memiliki fobia (yang aneh) pada gua; fobia yang baru terdeteksi sejak beberapa tahun silam, saat kami tengah menyuruk masuk ke rongga perut Gua Gelatik.

Waktu itu, tiba-tiba saja Mas Bayu mengalami kepanikan dan minta diantar keluar. Padahal kami baru saja tiba di rongga perut gua setelah menyusuri batang tenggorokannya sepanjang puluhan meter dengan merangkak dan merayap.

Seumur-umur, belum pernah saya melihat raut takut yang begitu kentara di wajah Mas Bayu. Apa sebetulnya yang membuat air mukanya berubah?

Read the rest of this entry >>

Pacitan Menawan #1 Nyasar Sekitar Klayar

Niatan awalnya, saya pengen melewati detik-detik pergantian usia di Dieng Plateau, mengulang kembali cerita setahun yang lalu. Tapi secara kebetulan, pas lagi browsing, saya menemukan info wisata Pacitan yang langsung mencuri perhatian. Apalagi ternyata jarak Jogja – Pacitan itu berdekatan, masih bisa ditolerir jika berkendara dengan roda dua. Jadilah kemudian saya putar haluan liburan menuju Pacitan. :lol:

Dari Bandung saya berangkat dengan kereta Lodaya menuju Jogja, yang harga tiket pulang perginya masing-masing saya beli hanya seharga 57.5K saja! Murah banget, kan?! Secara gak sengaja juga saya menemukan tiket promo ini di website PT KAI. Gerbongnya eksekutif pula. PT KAI tau aja kalau saya lagi ultah :mrgreen: *berasa dikasih kado*

Tiket Kereta Promo

Nih buktinya :p

Read the rest of this entry >>